Bau Menyengat Resahkan Warga, Kandang Babi Berdiri di Tengah Pemukiman,Diduga Milik Kades

Jombang – suaraharianjatim.com : Keberadaan kandang babi di tengah pemukiman warga di Dusun Mojoroto, Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, dikeluhkan warga. Pasalnya, aroma tidak sedap dari kotoran ternak tersebut menyengat hingga radius 50 sampai 100 meter.

Dari informasi yang dihimpun, kandang tersebut merupakan kandang penggemukan sekaligus tempat pengembangbiakan babi. Kapasitas kandang diperkirakan mencapai 68 ekor dan dipanen setiap 5-6 bulan sekali.

Yang menjadi sorotan warga, lokasi kandang berada tepat di halaman belakang rumah seorang kepala desa di desa setempat. Kandang tersebut diduga milik sang kepala desa.

“Kandang sudah berdiri lebih dari 1 tahun. Baunya sangat menyengat, apalagi kalau musim hujan. Sampai jarak 100 meter masih kecium bau busuk kotoran babi,” ujar FB, salah satu warga Desa Mojowangi yang enggan disebutkan nama lengkapnya karena tidak setuju dengan keberadaan kandang tersebut.

Menurut FB, warga sebenarnya resah namun tidak berani menegur secara langsung karena pemilik kandang diduga adalah kepala desanya sendiri.

Aktivitas di kandang tersebut juga terpantau cukup ramai. Selain disembelih di lokasi, babi-babi tersebut juga kerap diangkut menggunakan mobil yang diduga akan dibawa ke luar wilayah Jombang.

Bacaan Lainnya

Terkait pengelolaan limbah, FB mengungkapkan pengakuan yang cukup mencengangkan. “Kalau hujan kotorannya dibuang di irigasi,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang terkait izin dan pengelolaan limbah kandang babi yang berada di tengah pemukiman tersebut.

Warga berharap pemerintah kecamatan dan DLH Jombang segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan memberikan solusi agar aktivitas peternakan tidak mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan warga.

Tim Redaksi.

Pos terkait