Jombang – suaraharianjatim.com : Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang sekaligus Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di lapangan Pemerintah Kabupaten Jombang, Rabu (21/10/2026). Acara yang disiarkan secara langsung (live streaming) melalui kanal resmi Pemkab Jombang (jombangkab) ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, mantan pejabat daerah, serta berbagai elemen masyarakat.
Para peserta upacara dan tamu undangan yang hadir ada yang mengenakan pakaian khas Jombang Deles serta busana adat Jawa Timuran. Bertindak sebagai Pembina Upacara yakni Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., dengan Pemimpin Upacara Camat Ploso, Faizal Ariawan, S.STP, serta Perwira Upacara Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Purwanto, M.KP.
Petugas dalam upacara ini meliputi Pembaca Sejarah Singkat Provinsi Jawa Timur Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Farid Kurniawan Aditama. Pembaca Sejarah Singkat Pemkab Jombang Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Hadi Atmaji, S.Ag. Pembawa Lambang Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jombang. Pembaca Pembukaan UUD 1945 Nazid Mabruri, S.Tr.IP. dari Inspektorat. Pembaca Panca Prasetya KORPRI, Rafi Adistri Nugraha, A.Md.Tra. dari Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang. Pengiring Musik: Satuan Unit Korps Musik Pemkab Jombang.
Barisan pasukan upacara terdiri dari unsur Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ASN Kabupaten Jombang, Pemuda Pancasila, KOKAM Muhammadiyah, Senkom, Banser, Karang Taruna, Siswa-Siswi SMA/SMK/MA, Pramuka, dan Purna Paskibraka Indonesia.
Dalam amanatnya, Bupati Jombang yang akrab disapa Abah Warsubi menyampaikan kondisi daerah, indikator capaian pembangunan, hingga program kerja prioritas. Berikut isi sambutan lengkapnya:
Hari ini kita dapat bersama-sama memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang, sekaligus Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dalam keadaan sehat walafiat.
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Jombang memasuki usia ke-116 tahun. Perjalanan panjang ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus terus diupayakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Alhamdulillah, selama setahun terakhir, berbagai ikhtiar pembangunan terus kita lakukan, dan sejumlah capaian telah berhasil kita wujudkan bersama.
Di bidang kesejahteraan masyarakat, tingkat kemiskinan Kabupaten Jombang pada tahun 2026 tercatat sebesar 8,19%, menurun dibandingkan tahun 2025 yang sebesar 8,36%, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 sebesar 4,3%.
Di bidang ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka tercatat sebesar 3,28%, turun dari 3,75% pada tahun sebelumnya. Melalui berbagai program pelatihan, pemberdayaan, dan fasilitasi penempatan kerja, kita terus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda Jombang.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga terus menjadi perhatian. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Jombang meningkat dari 75,67 menjadi 76,37, dengan didukung berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Di bidang kesehatan, cakupan jaminan kesehatan masyarakat telah mencapai 96,18%, sedangkan prevalensi stunting berdasarkan data SIGIZI per September 2026 tercatat sebesar 3,17%.
Di bidang perekonomian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jombang pada tahun 2025 mencapai 5,34%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 5,15%.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Jombang juga terus berkomitmen melaksanakan program prioritas pembangunan daerah sebagai langkah nyata mewujudkan visi Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.
Salah satu dari 8 program prioritas Bupati atau Asta Cita adalah membangun desa dan kota untuk semua melalui program Desa Maju dan Sejahtera (Desa Mantra).
Melalui Desa Mantra, pada tahun 2026, kita mengalokasikan honorarium RT beserta bantuan kegiatan bagi 7.914 (tujuh ribu sembilan ratus empat belas) RT, serta honorarium bagi 2.241 (dua ribu dua ratus empat puluh satu) RW.
Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat peran RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan dan gotong royong di lingkungan masyarakat. Melalui pembangunan desa dan kota, kita terus mendorong pemerataan pelayanan dasar dan peningkatan kualitas infrastruktur, mulai dari jalan, jembatan, penerangan jalan umum, hingga penanganan rumah tidak layak huni.
Pada tahun 2025, persentase jalan dalam kondisi mantap mencapai 75,84% dan ditargetkan meningkat menjadi 76,91% pada tahun ini. Jumlah titik Penerangan Jalan Umum yang terpasang meningkat dari 1.530 (seribu lima ratus tiga puluh) titik pada tahun 2025 menjadi 1.712 (seribu tujuh ratus dua belas) titik pada tahun 2026. Kita juga menargetkan penanganan 74 unit rumah tidak layak huni pada tahun ini.
Untuk mendukung infrastruktur desa, pada tahun 2026 dialokasikan anggaran untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan lingkungan sepanjang 146 kilometer melalui program Desa Mantra, guna memperlancar akses dan aktivitas ekonomi warga.
Di sektor pertanian, kita terus memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas, dukungan sarana produksi, serta peningkatan kesejahteraan petani.
Di sektor ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, pengembangan industri, perdagangan, dan ekonomi kreatif terus kita dorong agar produk unggulan Jombang semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dalam program prioritas mengentaskan pengangguran melalui Satu Dusun Satu Wirausaha Baru (WUB), telah terbentuk di setiap dusun 3 Wirausaha Baru dari target 3.630 (tiga ribu enam ratus tiga puluh) Wirausaha Baru pada akhir tahun 2026. Program ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Kita juga terus memperkuat pendidikan, keterampilan tenaga kerja, perlindungan sosial, dan pengembangan potensi generasi muda agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan.
Peringatan hari jadi ini juga menjadi kesempatan bagi kita untuk mengenang jasa para pendahulu, yang telah merintis dan membangun Kabupaten Jombang, hingga mencapai kemajuan seperti yang kita rasakan hari ini.
Sejak Kanjeng Sepuh Raden Adipati Aria Soeroadiningrat V (lima) sebagai Bupati pertama, hingga para penerus yang melanjutkan estafet kepemimpinan, setiap masa telah memberikan sumbangsih bagi perjalanan dan kemajuan Kabupaten Jombang.
Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, mulai dari Forkopimda, jajaran pemerintahan, TNI/Polri, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga seluruh lapisan masyarakat Jombang, yang terus bergotong royong dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Semoga kebersamaan ini terus terjaga, serta senantiasa diberkahi oleh Allah SWT.
Provinsi Jawa Timur juga memperingati hari jadinya yang ke-81 pada tanggal 12 Oktober, dengan mengusung tema “Jawa Timur Unggul, Maju Berkelanjutan”. Tema tersebut menjadi semangat untuk terus meningkatkan kualitas dan keunggulan Jawa Timur, sehingga manfaat pembangunan tidak hanya dinikmati generasi sekarang, tetapi juga menjadi modal bagi generasi yang akan datang.
Sebagai bagian dari Jawa Timur, kita harus terus mengoptimalkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki Kabupaten Jombang, untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Kita harus bekerja lebih keras, bersinergi lebih erat, dan berinovasi tanpa henti, dalam setiap bidang pembangunan. Sehingga pada akhirnya, Kabupaten Jombang dapat turut memperkuat Jawa Timur sebagai lokomotif pembangunan nasional, menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
Mari kita perkuat sinergi dan kerja bersama untuk memajukan Kabupaten Jombang, berkontribusi bagi kemajuan Jawa Timur, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang semakin merata.
Dirgahayu ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang!
Dirgahayu ke-81 Provinsi Jawa Timur!
Usai Upacara, rangkaian acara memperingati Hari Jadi ke-116 Kabupaten Jombang dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur kemudian dilanjutkan dengan ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Jombang.**
