Tingkatkan Kualitas Jalan, Dinas PUPR Jombang Benahi Ruas Jalan Mayjend Sungkono dan Kemuning

Jombang – suaraharianjatim.com : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang membenahi Jalan Mayjend Sungkono dan Jalan Kemuning dengan penguatan bahu jalan serta peningkatan kualitas permukaan menggunakan hotmix.

Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi menjelaskan, pekerjaan di Jalan Mayjend Sungkono memiliki masa pelaksanaan 90 hari kalender.

Salah satu pekerjaan utama berupa perkerasan bahu jalan menggunakan beton.

”Penguatan bahu jalan dilakukan untuk membantu menjaga kestabilan tepi badan jalan, sekaligus mengurangi potensi kerusakan akibat beban kendaraan dan pengaruh lingkungan,” katanya.

Sementara pekerjaan di Jalan Kemuning berlangsung selama 75 hari kalender.

Selain penguatan bahu jalan dengan beton, permukaan jalan mendapat overlay hotmixuntuk meningkatkan kualitas perkerasan.

Bacaan Lainnya

”Sehingga dapat memberikan pelayanan lalu lintas yang lebih baik,” imbuhnya.

Pekerjaan di kedua ruas dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi eksisting dan kebutuhan teknis di lapangan.

Tahapannya meliputi persiapan permukaan, perbaikan bagian yang diperlukan, penghamparan hingga pemadatan material.

Selama pengerjaan, pengaturan lalu lintas diterapkan karena kedua ruas masih digunakan masyarakat.

Keberadaan alat berat, material, pekerja, dan area kerja membuat ruang gerak kendaraan terbatas.

Pada sejumlah titik, penutupan sementara dilakukan dan pengguna jalan diarahkan menggunakan jalur alternatif.

Pengguna Jalan Mayjend Sungkono dari arah barat menuju Jombang kota maupun sebaliknya dapat menggunakan Jalan Pulolor-Tunggorono.

Sedangkan pengguna Jalan Brigjen Kretarto yang hendak menuju kota dapat mempertimbangkan jalur Sambongdukuh-Candimulyo untuk menghindari pekerjaan di Jalan Kemuning.

Imam menegaskan, pekerjaan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik, tetapi juga kualitas konstruksi dan keselamatan masyarakat.

”Jadi setiap tahapan pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan teknis dan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat.

Karena itu, pengaturan lalu lintas dan koordinasi di lapangan menjadi bagian penting selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya.

Dinas PUPR mengimbau pengguna jalan mengikuti rambu dan arahan petugas serta tidak menerobos area pekerjaan.

Dengan penguatan bahu dan peningkatan kualitas perkerasan, kedua ruas diharapkan dapat memberikan pelayanan jalan yang lebih baik setelah seluruh pekerjaan selesai.

Pos terkait