Jombang – suaraharianjatim.com : Pemerintah Kabupaten Jombang kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang menyelenggarakan Festival Lansia Tahun 2026 di Aloon-Aloon dan Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan Peringatan Hari Jadi Pemkab Jombang ke-116 ini mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya”.
Rangkaian acara diawali pada pukul 06.00 WIB dengan Senam Sehat Lansia bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, dan instruktur dari KORMI Sidoarjo. Setelah senam, peserta menerima edukasi kesehatan tentang pencegahan Osteoarthritis dari Tim Edukasi RSUD Jombang. Kegiatan ini disiarkan langsung melalui live streaming Jombangkab.
Dalam sambutannya, Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi menekankan bahwa usia lanjut bukan halangan untuk tetap aktif dan bahagia. “Bertambahnya usia bukan berarti kita berhenti berkarya atau menikmati kehidupan. Justru banyak pengalaman dan kebijaksanaan yang bisa kita bagikan kepada anak, cucu, dan masyarakat. Karena itu, mari kita tetap aktif, menjaga kesehatan, bersilaturahmi, dan melakukan hal-hal yang membuat kita bahagia,” ujar Ny. Yuliati.
Beliau menjelaskan bahwa kegiatan seperti Lomba Lansia Cantik dan Bugar bertujuan untuk mendorong kepercayaan diri para lansia, sekaligus mengingatkan pentingnya Tujuh Dimensi Lansia Tangguh.
“Ada tujuh dimensi lansia tangguh yang menjadi perhatian kita, yaitu spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan. Artinya, sehat di usia lanjut bukan hanya tentang tubuh yang bugar, tetapi juga hati yang tenang, pikiran yang tetap aktif, hubungan sosial yang baik, serta lingkungan yang nyaman,” ungkapnya.
Ny. Yuliati juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus memberikan dukungan kepada para lansia. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada RSUD Jombang, Dinas PPKB dan PPPA, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.
“Menjaga lansia agar tetap sehat dan bahagia adalah tanggung jawab kita bersama. Dukungan keluarga, kepedulian masyarakat, dan perhatian pemerintah sangat berarti agar para lansia tetap merasa dihargai dan memiliki ruang untuk beraktvitas,” tuturnya.
“Kepada seluruh peserta, selamat mengikuti festival. Tidak perlu terlalu memikirkan menang atau kalah. Yang terpenting, kita bisa berkumpul, bergembira, dan menunjukkan bahwa semangat tidak pernah dibatasi oleh usia,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan Lomba Lansia Cantik dan Bugar, di mana sebelumnya para peserta telah melalui penilaian dari Dinas Kesehatan Kab. Jombang yang mencakup status gizi, kebugaran fisik, kesehatan mental dan kognitif, gaya hidup, hingga penampilan dan wawasan. Kegiatan diakhiri dengan ice breaking, pembagian doorprize dari Dinas PPKB PPPA, serta pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah.**
