Polres Jombang Edukasi Pelajar tentang Artificial Intelligence, Dorong Penggunaan AI Secara Bijak

Jombang, – suaraharianjatim.com : Tim Polres Jombang memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pemahaman Artificial Intelligence (AI) kepada para pelajar SMA/ SMK/ MA, sederajat. Kegiatan tersebut digelar di Aula SMKN 1 Jombang, Jalan Dr. Sutomo No. 15, Jombang, Rabu (12/7/2026) siang.

Kegiatan yang dipimpin Ipda Akhmad Farid Efendi itu bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam paparannya, tim Polres Jombang menyampaikan sejumlah materi, mulai dari pemahaman dasar tentang Artificial Intelligence, dampak positif dan negatif penggunaan AI, hingga cara menggunakan teknologi tersebut secara aman, etis, dan bertanggung jawab.

Ipda Akhmad Farid Efendi mengatakan, edukasi tersebut memiliki sejumlah tujuan penting, khususnya dalam meningkatkan kemampuan pelajar menghadapi perkembangan teknologi digital.

“Pertama memperkuat literasi digital pelajar, kedua meningkatkan kewaspadaan, dan ketiga memberikan bekal kepada generasi muda agar mengetahui cara kerja AI dan menggunakannya dengan baik,” kata Ipda Farid.

Menurutnya, perkembangan AI memberikan banyak manfaat dan peluang bagi masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut juga harus diimbangi dengan pengetahuan, sikap kritis, serta kesadaran terhadap risiko yang mungkin muncul.

Bacaan Lainnya

Melalui sosialisasi tersebut, para pelajar diajak mengenal lebih dekat teknologi kecerdasan buatan, baik dari sisi manfaat maupun potensi dampak negatifnya. Mereka juga diberikan pemahaman agar tidak menggunakan AI secara sembarangan, terutama dalam memperoleh, mengolah, maupun menyebarkan informasi.

Muhamad Yusuf, Humas SMKN 1 Jombang, menyampaikan apresiasi kepada Polres Jombang yang telah memberikan edukasi mengenai penggunaan AI kepada para siswa.

“Terima kasih banyak kepada teman-teman dari Polres Jombang yang sudah memberikan pemahaman tentang penggunaan AI. Ini sangat penting bagi siswa kita, khususnya anak-anak di era digital seperti sekarang. Mereka harus memahami sisi positif sekaligus sisi negatif dalam menggunakan AI,” ujarnya.

Menurut Yusuf, kemudahan akses terhadap teknologi AI membuat pelajar dapat menggunakannya dalam berbagai keperluan. Namun, tanpa pemahaman yang mendasar, penggunaan AI justru berpotensi menimbulkan persoalan.

“Sekarang semua sudah tersedia dan sangat mudah bagi anak-anak untuk mengaplikasikan penggunaan AI. Tetapi mereka perlu mengetahui mana yang bermanfaat dan mana yang tidak, serta memahami sisi positif dan negatifnya. Setelah adanya sosialisasi dari Polres Jombang ini, mereka menjadi lebih paham,” ungkapnya.

Ia berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan sehingga para pelajar memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong generasi muda agar cerdas dalam memanfaatkan teknologi, kritis dalam menerima informasi, serta memiliki kesadaran terhadap etika dan keamanan digital.

Polres Jombang pun terus mendorong para pelajar untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami cara kerja dan risiko teknologi, sehingga Artificial Intelligence dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang produktif untuk mendukung pendidikan dan perkembangan generasi muda.*vy

Pos terkait