Mojokerto – suaraharianjatim.com : Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto terus menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kali ini, Satgas TMMD bersama warga Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, mengalirkan semangat gotong royong melalui rehabilitasi atap ruang kelas SDN Sumbertanggul 2, Kamis (9/10/2025).
Bagi warga dan tenaga pendidik, kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi simbol kepedulian TNI terhadap masa depan generasi muda di pedesaan. Sejak pagi, prajurit TNI dan warga terlihat bergotong royong melanjutkan pekerjaan plamir plafon ruang kelas usai tahap perbaikan struktur atap rampung dikerjakan.
Menurut Babinsa Sumbertanggul Koramil 0815/09 Mojosari, Serma Rochim, proses rehabilitasi berjalan lancar berkat sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat.
“Hari ini kami bersama warga melanjutkan pekerjaan plamir plafon ruang kelas SDN Sumbertanggul 2. Alhamdulillah cuaca cerah dan semua berjalan sesuai rencana. Kami berupaya agar perbaikan selesai tepat waktu, supaya anak-anak bisa segera belajar dengan nyaman,” ujarnya.
Sebelumnya, kondisi atap ruang kelas sekolah tersebut sudah lama rusak dan lapuk dimakan rayap. Selama musim hujan, para siswa terpaksa belajar di ruang sementara karena atap sering bocor dan membahayakan keselamatan.
Kepala Sekolah SDN Sumbertanggul 2, Agustina Helmy Rukmawati, S.Pd.SD., tak kuasa menutupi rasa harunya atas perhatian TNI terhadap dunia pendidikan di wilayahnya.
“Alhamdulillah, sekolah kami akhirnya mendapat perbaikan setelah lama menunggu. Adanya TMMD membuat proses rehabilitasi bisa lebih cepat. Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan berharap program seperti ini terus berlanjut untuk sekolah-sekolah di pelosok,” ungkapnya.
Selain memperbaiki bangunan, TMMD ke-126 di Desa Sumbertanggul juga membangkitkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Warga yang terlibat dalam kegiatan ini merasa memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun fasilitas pendidikan yang lebih baik.
Bagi banyak orang tua, perbaikan sekolah ini adalah hadiah berharga untuk masa depan anak-anak mereka. Mereka berharap kehadiran TNI tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga terus menyalakan api semangat belajar di desa.
Program TMMD kembali membuktikan bahwa pembangunan sejati bukan hanya tentang tembok dan atap yang berdiri kokoh, tetapi tentang membangun harapan dan menciptakan ruang belajar yang layak bagi generasi penerus bangsa.*ds
