Kota Mojokerto – suaraharianjatim.com : Pemerintah Kota Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan dasar berbasis masyarakat. Hal ini terlihat dari kunjungan langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari ke Posyandu Apel di Kelurahan Gedongan, Kamis (7/8/2025), dalam rangka memperingati Bulan Vitamin A yang jatuh setiap Agustus.
Bulan Vitamin A menjadi agenda penting tahunan pemerintah dalam memberikan suplementasi gratis kepada anak-anak balita dan ibu nifas. Suplemen ini berperan besar dalam menjaga daya tahan tubuh, kesehatan penglihatan, serta mencegah infeksi pada masa pertumbuhan.
Didampingi Ketua TP PKK Kota Mojokerto, Lina Desriana Arisandi, Ning Ita sapaan akrab wali kota turut membagikan langsung kapsul vitamin A kepada anak-anak. Ia juga berdialog dengan para orang tua, menyampaikan pentingnya asupan gizi seimbang dan stimulasi fisik untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Selain gizi, aktivitas fisik seperti olahraga juga penting untuk perkembangan motorik anak. Kalau nanti ada yang jadi atlet, itu bonus. Tapi yang utama adalah mereka tumbuh aktif dan sehat sejak dini,” ujar Ning Ita.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), yang kini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat. Posyandu ILP tidak hanya menyasar balita, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, serta lanjut usia (lansia), dengan layanan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
“Melalui Posyandu ILP, kami ingin memastikan setiap warga, terutama kelompok rentan, bisa mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan terjadwal. Kami harap masyarakat rutin memanfaatkan fasilitas ini,” imbuhnya.
Keberadaan Posyandu ILP juga menunjukkan upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam mengedepankan pencegahan daripada pengobatan. Dengan pendekatan promotif dan preventif, posyandu menjadi bagian penting dari sistem kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
Melalui momentum Bulan Vitamin A ini, Pemkot Mojokerto tidak hanya membagikan suplemen, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga generasi muda yang sehat dan tangguh. *ds
