Gotong Royong TNI dan Warga Kokohkan Gedung Sekolah, Wujud Nyata TMMD untuk Pendidikan Desa

Mojokertosuaraharianjatim.com : Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali tampak dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0815/Mojokerto di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (10/10/2025).


Di tengah terik matahari, prajurit Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu memperkuat struktur atap gedung SDN Sumbertanggul 2, salah satu sasaran fisik utama program TMMD di wilayah tersebut.


Kali ini, fokus pekerjaan tertuju pada pengecoran balok pengikat (ring balok) di bagian atas bangunan sekolah. Proses ini menjadi tahap penting untuk memastikan kekuatan dan stabilitas atap agar gedung sekolah lebih aman dan tahan lama.


Menurut Danki Satgas TMMD ke-126, Kapten Inf Warsito, pekerjaan ini memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan bangunan.


“Tahap pengecoran ini sangat penting untuk memperkuat struktur atap sekaligus mencegah kebocoran saat musim hujan tiba. Selain itu, ring balok juga berfungsi menjaga keseimbangan antara dinding dan atap agar bangunan tetap kokoh dan stabil,” jelasnya.


Kapten Warsito menambahkan, meski pekerjaan teknis membutuhkan ketelitian dan tenaga ekstra, seluruh personel Satgas bersama warga tetap bersemangat menyelesaikan setiap tahap dengan rasa tanggung jawab tinggi.

Bacaan Lainnya


Dari pantauan di lapangan, tampak sinergi yang kuat antara prajurit dan masyarakat. Beberapa anggota Satgas berada di atas atap melakukan pengecoran, sementara yang lain di bawah menyiapkan serta mengangkat adukan semen secara estafet.


Setiap gerakan mereka berpadu seperti orkestra kerja yang harmonis tanpa komando keras, tanpa pamrih, hanya satu tujuan: membangun sekolah yang layak untuk anak-anak desa.


Warga setempat pun turut memberikan dukungan, baik dengan membantu tenaga maupun menyiapkan konsumsi bagi personel TMMD. “Kami bangga bisa ikut membantu TNI membangun sekolah anak-anak kami. Semoga bangunan ini kuat dan bermanfaat lama,” ujar salah satu warga.


Kegiatan TMMD ke-126 ini menjadi bukti bahwa pembangunan fisik juga menyentuh sisi sosial dan kemanusiaan. Melalui gotong royong, TNI dan warga bukan hanya memperkuat pondasi bangunan, tetapi juga memperkuat pondasi kebersamaan dan harapan masa depan generasi muda desa.


Program TMMD di Mojokerto kembali membuktikan bahwa membangun negeri tidak selalu dimulai dari gedung tinggi atau jalan raya besar kadang, ia tumbuh dari atap sederhana sekolah desa yang dikerjakan bersama dengan hati.*ds

Pos terkait