UAC Pacet Kembangkan Fakultas Kedokteran, Didorong Jadi Pusat SDM Unggul Desa

Mojokertosuaraharianjatim.com : Universitas Abdul Chalim (UAC) Pacet, Kabupaten Mojokerto, terus memperkuat kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul berbasis pesantren dan desa. Komitmen tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan lanjutan pengembangan kampus Fakultas Kedokteran melalui prosesi peletakan batu pertama di Jl. Raya Tirtowening Pacet No.17, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/12/2025).


Prosesi tersebut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Si., serta Bupati Mojokerto Muhammad Albarra, bersama jajaran pejabat pemerintah, tokoh agama, dan sivitas akademika UAC.


Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim, menegaskan pembangunan gedung Fakultas Kedokteran merupakan bagian dari pengembangan besar UAC sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren yang berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Selain fakultas kesehatan dan kedokteran, UAC juga menyiapkan pembukaan sejumlah fakultas baru.


“Dalam waktu dekat kami akan membuka fakultas pertanian, teknik, dan bisnis. Pengembangan ini kami harapkan dapat menjadikan UAC sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya Islam,” ujar KH Asep.


Ia menargetkan seluruh pembangunan gedung baru dapat diselesaikan dalam kurun waktu satu tahun dengan total luas bangunan mencapai sekitar 16.000 meter persegi.


Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menyampaikan apresiasinya atas pengembangan kampus UAC yang dinilai sejalan dengan visi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, keberadaan fakultas-fakultas baru akan membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat Mojokerto.
“Pemerintah Kabupaten Mojokerto mendukung penuh pengembangan Universitas Abdul Chalim karena berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi unggul,” ujarnya.

Bacaan Lainnya


Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto menilai pengembangan UAC memiliki nilai strategis dalam menyiapkan generasi muda desa yang berdaya saing dan berkarakter. Ia menegaskan Kementerian Desa akan mendorong pemuda-pemudi desa untuk memanfaatkan keberadaan kampus tersebut.


“UAC dapat menjadi wadah bagi anak-anak desa untuk melanjutkan pendidikan, khususnya di bidang pertanian, kesehatan, dan keagamaan. Ini sejalan dengan semangat membangun Indonesia dari desa,” kata Yandri.


Ia berharap UAC mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kebangsaan dan keagamaan yang kuat, sehingga mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
*ds

Pos terkait