HIPMIFest 2025 Perkuat Ekosistem UMKM Melalui Kolaborasi Strategis di Mojokerto

Mojokertosuaraharianjatim.com : Ajang tahunan HIPMIFest 2025 yang berlangsung di Atrium Sunrise Mall sejak Jumat (28/11) hingga Minggu (30/11) tidak hanya menampilkan pameran dan hiburan, tetapi menjadi wadah penting penguatan ekosistem UMKM melalui kolaborasi lintas lembaga. Gelaran yang digagas BPC HIPMI Kota Mojokerto ini menggandeng Korem 082/CPYJ serta Kementerian Koperasi dan UMKM RI untuk mendorong percepatan pertumbuhan pelaku usaha lokal.


Ketua Umum BPC HIPMI Kota Mojokerto, Megawati Citra Alam, menegaskan bahwa HIPMIFest tahun ini dirancang bukan hanya sebagai festival, melainkan sebagai ruang bertemunya berbagai stakeholder yang memiliki kepentingan terhadap pemberdayaan UMKM.


“Kolaborasi ini adalah energi besar untuk memperkuat UMKM Mojokerto. Kami menggandeng Korem 082 Citra Panca Yuda Jaya dan mendapat dukungan langsung dari Kementerian UMKM yang diwakili Pak Regi Pradana. Ini menunjukkan bahwa UMKM menjadi perhatian lintas sektor,” ujarnya, Sabtu (29/11).


Rangkaian kegiatan selama tiga hari antara lain talkshow edukatif bersama Kementerian UMKM, panggung hiburan rakyat, serta lomba mewarnai yang menyasar keluarga. Menurut Megawati, seluruh aktivitas tersebut sengaja dibuat inklusif agar UMKM bisa mendapatkan manfaat dari berbagai lapisan masyarakat.


Ia menyebut tema The Spirit of Collaboration menjadi roh utama penyelenggaraan HIPMIFest 2025.


“Semua kegiatan diarahkan untuk menciptakan ruang gerak baru bagi UMKM agar terus tumbuh dan adaptif,” tambahnya.

Bacaan Lainnya


Dari sisi pemerintah pusat, Kementerian UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik Regi Pradana menilai festival ini sebagai contoh komitmen nyata dunia usaha dalam memperkuat sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional.


“UMKM menyumbang 60 persen PDB dan menyerap 97 persen tenaga kerja. Itu sebabnya keberlanjutannya harus dijaga,” tegas Regi.


Ia mengapresiasi HIPMI Mojokerto khususnya kepemimpinan Megawati Citra Alam karena mampu menghadirkan program yang berdampak langsung pada pelaku usaha kecil. Regi juga menekankan bahwa kementerian menargetkan layanan pembinaan UMKM dapat menjangkau seluruh daerah, dengan Jawa Timur sebagai salah satu prioritas mengingat tingginya jumlah pelaku UMKM.


Dengan adanya HIPMIFest 2025, HIPMI Kota Mojokerto berharap kerja sama antara pemerintah, lembaga pertahanan, dan komunitas pengusaha ini dapat memperkuat fondasi UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. *ds

Pos terkait